Minggu, 29 April 2012

JENIS SENAPAN ANGIN

JENIS SENAPAN ANGIN

1. Senjata Angin Jenis Piston Pegas Metal / Per



Senjata Angin ini menggunakan energi mekanik dari pegas metal / per spiral untuk menggerakkan piston yang berfungsi memampatkan udara pada saat di tembakkan. walaupun telah lama popular di Eropa, senapan angin jenis ini baru beberapa dekade menjadi senapan berburu dan pengendalian hama yang paling popular digunakan diseluruh dunia.



Karena menggunakan pegas yang keras maka untuk mengokang senapan ini dibutuhkan tenaga yang besar juga. Biasanya tenaga sebanyak 33-38 pounds (14,97 - 17.24 kg) dibutuhkan untuk mengokang senapan yang bisa meluncurkan peluru dengan velocity 1.000 ft/s (304,8 m/s). Walaupun kekuatan senapan angin ini tinggi namun hentakan yang dihasilkan pun tinggi juga, sehingga sangat mempengaruhi akurasi penembakan. Selain itu hentakan yang dihasilkan bukan hanya hentakan ke arah belakang saja seperti halnya senjata api, tapi hentakan kebelakang diikuti hentakan kedepan karena ujung piston yang menghantam ujung chamber pada saat pegas merentang penuh. Hal tersebut bisa merusakkan (lensa lepas/pecah atau reticle yang berubah posisi) scope biasa yang tidak dirancang khusus untuk senapan angin jenis ini. Namun seharusnya semua scope saat ini yang peruntukkan untuk senapan angin sudah dirancang untuk tidak mengalami masalah tersebut.

Bentuk umum dari senjata angin jenis ini adalah break-barrel, yaitu senapan yang dikokang dengan cara (seperti) mematahkan barrel/laras. Namun selain itu ada juga yang menggunakan tuas samping (side-lever), tuas bawah (under-barrel-lever), motor listrik, dll.

Senjata angin yang berkualitas bagus bisa bermanfaat untuk jangka waktu yang sangat lama, mudah pemeliharaan dan perbaikan. Karena dapat memberikan energi yang sama pada setiap tembakan, maka menghasilkan trajectory/edaran yang konstan. Sekitar tahun 70-an dan 80-an sebagian besar senjata angin untuk pertandingan olimpiade menggunakan jenis ini, namun kemudian mulai banyak digantikan oleh CO2 dan akhirnya oleh PCP.



2. Senjata Angin Jenis Piston Pegas Gas



Senjata angin jenis piston pegas gas merupakan hasil pengembangan lanjutan dari jenis pegas terdahulu. Pada pengembangan ini pegas metal (baja) digantikan oleh pegas udara atau nitrogen yang telah dimampatkan dan disimpan dalam sebuah ruang khusus yang menyatu dengan dengan piston dan akan lebih mampat jika dalam keadaan terkokang.

Kelebihan:
(a) Memiliki fasilitas lock yang tidak merusak mekanik senapan jika senapan dibiarkan terkokang dalam waktu yang lama.
(b) Mengurangi recoil/hentakan senapan pada saat ditembakkan, karena lebih sedikit objek yang harus bergerak.
(c) Tidak ada masalah 'kelelahan' pegas karena pemakaian jangka lama seperti yang terjadi pada pegas metal.
(d) Lebih sedikit "lock time" (waktu antara picu ditarik dan meluncurnya peluru), yang berarti meningkatkan akurasi.
(e) Berdasarkan hasil riset pegas gas akan lebih awet jika dibandingkan dengan pegas metal.


Kekurangan:
(a) Harga yang jauh lebih tinggi karena proses pembuatan memerlukan presisi tinggi.
(b) Memungkinkan timbulnya masalah kebocoran.





3. Senjata Angin Jenis Multi Pump Pneumatic


Tentang Senjata Angin Pneumatic :
"Senjata angin pneumatic adalah senjata angin yang menggunakan udara yang sudah dimampatkan terlebih dahulu pada sebuah tabung, artinya pemampatan udara dilakukan sebelum menarik picu".


Pada pneumatic multi-pump, udara pada tabung dikompresi dengan pompa tangan yang terpasang permanen pada senapan. Udara yang sudah dimampatkan tadi digunakan hanya untuk sekali tembak saja, sehingga setiap selesai menembak harus memompakan udara lagi untuk tembakan berikutnya. Kita dapat mengatur energi yang dihasilkan dengan mengatur jumlah memompa sesuai dengan kebutuhan, misal untuk menembak target kertas jarak 10 meter kita kita cukup pompa 1-2 kali, untuk jarak 20 meter bisa dengan 3-5 kali pompa. Jumlah memompa tadi tentunya tergantung merk, tipe dan kondisi dari senapan. Senapan angin multi-pump dengan kualitas tinggi dapat mencapai velocity 1000 feet per second (300 m/s) dan menghasilkan muzzle energi melebihi 30 foot-pound force (41 J).

Senjata angin jenis ini termasuk senjata angin dengan harga paling terjangkau, dan mungkin senjata angin paling dikenal di Indonesia. Terutama dengan banyaknya merk lokal di pasaran.





4. Senjata Angin Jenis Single Pump Pneumatic




Senjata angin jenis ini pada dasarnya sama dengan jenis Multi Pump, yang berbeda adalah jenis ini hanya dipompa sekali saja untuk satu kali tembakan. Karena hanya satu kali pompa maka tekanan yang dihasilkan pun tidak terlalu besar namun cukup untuk menghasilkan tembakan yang akurat pada jarak hingga 15-20 meter (sekitar 300 - 600 fps untuk kaliber .177). Jenis ini biasa digunakan untuk plinking dan target shooting dan tidak cocok untuk berburu.

Kelebihan:
(a) Harga lebih terjangkau.
(b) Lebih sedikit waktu & tenaga yang diperlukan untuk tiap tembakan jika dibandingkan dengan multipump dan per.

Kekurangan:
(a) Energi yang dihasil tiap tembakan kurang konsisten jika dibandingkan dengan per.




5. Senjata Angin Jenis Pre-Charged Pneumatic (PCP)




Sesuai namanya Pre-Charged Pneumatic, senjata angin ini menggunakan energi yang bersumber dari udara (gas yang kita hirup sehari-hari yang terdiri dari berbagai macam gas bukan O2 murni) yang sudah dimampatkan terlebih dahulu ke dalam tabung yang biasanya sudah terintegrasi dengan senjata (senapan maupun pistol) dan ditujukan agar bisa digunakan untuk beberapa kali penembakan. Berbeda dengan jenis pompa yang harus dipompa untuk setiap tembakan, PCP di pompa untuk beberapa kali tembakan. Karena ditujukan untuk beberapa kali penembakan maka udara dikompresikan pada tekanan yang tinggi, umumnya antara 1000 - 3000 psi.

Untuk mengisikan udara bertekanan tinggi kedalam tabung senjata angin bisa dilakukan dengan menggunakan :
(1) Pompa tangan manual yang dibuat khusus untuk menghasilkan tekanan tinggi, biasanya dibuat oleh produsen PCP sebagai pelengkap (contoh: Gehmann Pump), namun ada juga pompa yang dibuat terintegrasi dengan senapan angin PCP (contoh: senapan angin gejluk).
(2) Kompresor Udara Listrik atau BBM, biasanya menggunakan kompresor untuk pengisian tangki/tabung selam karena mampu menghasilkan tekanan 4800 - 5000 psi. Jadi tidak masuk akal jika ada orang yang mengatakan PCP bisa diisi-ulang dengan kompresor ban mobil hingga tekanan maksimal karena kemampuan kompresor ban mobil maksimal tidak akan lebih dari 100-200 psi (contoh bisa dilihat disini).
(3) Tabung cadangan, biasanya menggunakan tabung scuba kecil/sedang yang telah terisi penuh atau masih memiliki tekanan lebih tinggi dari tekanan pada PCP. Transfer dilakukan dengan mengalirkan udara melalui selang khusus yang sebaiknya memiliki regulator dan gauge tekanan untuk menghindari pengisian yang berlebihan. Biasanya para pemilik PCP memilih membawa serta tabung ini untuk dibawa ke lapangan atau tempat latihan.

Kelebihan:
(a) Kemampuan beberapa kali menembak dalam satu kali pengisian udara.
(b) PCP adalah senjata angin yang mampu menghasilkan energi paling kuat diantara jenis lainnya, sehingga banyak digunakan untuk proyektil kaliber besar (.308, .32, .405, .45 bahkan .50) sementara jenis pegas dan multi pump biasanya digunakan untuk kaliber .177, .20, .22 dan .25 dan jenis lainnya sepengetahuan penulis hanya digunakan untuk kaliber .177 saja. Contoh penggunaan bigbore PCP bisa dilihat disini.
(c) Untuk PCP yang dibuat sesuai standar keamanan terutama bagian tabung dan katup nya, akan cukup aman disimpan lama dalam kondisi tabung terisi penuh dalam waktu lama dan suhu terjaga tanpa kehilangan tekanan dan siap digunakan kapan saja (tanpa terkokang dan berpeluru tentunya).

Kekurangan:
(a) Pengisian sumber energi tidak semudah jenis lain, jika diisi secara manual akan cukup menguras tenaga atau harus bolak balik ke tempat isi ulang yang belum tentu terdapat di setiap kota sehingga jika ingin membeli PCP harus dipikirkan juga strategi isi ulangnya.






3 komentar:

toko online baju batik mengatakan...

tks,..atas infonya kebetulan ane mau beli senjata angin!

REZA wahyu mengatakan...

sama-sama gan.. smoga bisa membantu

hendra lee mengatakan...

klau snpan pcp yg paling bagus akurasinya.,mereknya ap..x...¡
!